Penjelasan, Gejala, Dan Obat Stroke

Stroke ialah, jenis penyakit mematikan yang bisa menyebabkan kerusakan pada otak, akibat gangguan supply darah ke otak terganggu atau berkurang. Hal ini akan menyebabkan jaringan pada otak kekurangan oksigen serta nutrisi. Sedangkan tanpa supply darah dan nutrisi yang baik, bagian tubuh yang dikendalikan oleh otak tidak akan bisa berfungsi dengan baik.

Di Indonesia, stroke merupakan penyakit pembunuh nomer 1. Terdapat kasus, lebih dari 15% kematian yang disebabkan oleh stroke. Propinsi yang paling banyak penderita stroke nya ialah Sulawesi Selatan. Penyakit ini tidak hanya menyerang manusia dengan usia 50 tahun ke atas, tetapi juga menyerang mereka yang masih dalam usia produktif. Gejala, cara pengobatan, dan obat stroke akan dijelaskan.

obat-stroke

sumber : arditor.com

Jika seseorang sudah terkena stroke, maka keadannya akan menjadi darurat medis, karena sel-sel yang ada di otak, dapat langsung mati hanya dalam hitungan beberapa menit saja. Stroke dibagi menjadi 2, hemoragik, dan iskemik. Stroke hemoragik dapat membunuh lebih banyak daripada stroke iskemik. Namun kasus yang terjadi lebih banyak penderita iskemik daripada hemoragik.

Gejala Penyakit Stroke

  1. Gejala stroke iskemik
  • Pembekuan/pengentalan darah
  • Tekanan darah menjadi tidak normal
  • Beberapa fungsi organ yang menjadi tidak stabil
  1. Gejala stroke hemoragik
  • Pembuluh darah pecah
  • Pendarahan pada jaringan otak dan sekitarnya
  1. Hemiplegia: ialah kondisi ketidakmampuan seseorang untuk menggerakkan bagian tubuh, seperti kaki akan terasa berat, dan tangan yang tiba-tiba terasa kaku saat akan diangkat.
  2. Sering mengalami kesemutan pada bagian kaki, tangan, dan juga wajah
  3. Menjadi kurang fokus di penglihatan, dan terkadang jadi agak kabur
  4. Gangguan pada lidah, hingga terasa sangat sulit untuk berbicara secara jelas

Cara Pengobatan Stroke

  1. Mengkonsumsi obat-obatan herbal, daripada mengkonsumsi obat-obatan kimia yang banyak memiliki efek samping.
  2. Menjaga pola hidup yang sehat
  3. Mengkonsumsi jenis makanan-makanan yang sehat
  4. Dukungan, serta pendampingan dari keluarga, sahabat, pasangan, dan orang-orang terdekat
  5. Hindarkan penderita dari berbagai hal/berita-berita yang buruk
  6. Lakukan olahraga secara rutin
  7. Melakukan terapi, bagi pasien stroke hemoragik
  8. Rajin memeriksakan diri ke dokter, untuk mengontrol tekanan darah, kolestrol, dan kadar gula dalam tubuh.
  9. Mengkonsumsi bayam

Bayam dipercaya dapat mempertahankan otak agar tetap berfungsi hingga usia senja. Jika kita rajin mengkonsumsi bayam secara rutin, maka otak akan tetap terjaga dan aktif. Kandungan vitamin K pada bayam, dapat membantu sistem saraf dan fungsi otak dengan memfasilitasi lemak penting yang membuat selubung Myelin pada saraf.

  1. Mengkonsumsi ubi jalar

Ubi jalar banyak mengandung betakaroten yang dapat membantu mencegah penyakit stroke. Hal ini dikarenakan, ubi jalar memiliki kandungan serat yang sangat tinggi, yang dapat membantu penyerapan lemak, dan kolestrol dalam darah. Sehingga, kadar darah pun tetap terjaga dengan normal. Sebaiknya perbanyaklah mengkonsumsi ubi jalar secara rutin.

  1. Mengkonsumsi buah apel dan pir

Buah apel dan pir, dipercaya dapat mengurangi resiko stroke secara signifikan. Ada senyawa tanaman berupa karotenoid, dan flavonoid yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Mengkonsumsi buah apel ataupun pir setiap hari, artinya anda sudah dapat mencegah resiko terkena stroke sebesar 50%. Penelitian mengungkapkan senyawa quercetin dapat mengurangi adanya peradangan.

  1. Mengkonsumsi daun dewa

Caranya dengan mencuci bersih daun terlebih dahulu, kemudian dikeringkan sebentar. Setelah itu tumbuk daun hingg halus. Kemudian ambil daun dewa yang sudah ditumbuk sebanyak satu sendok teh, campur dengan 5 butir biji ginko. Lalu seduh di dalam segelas air yang hangat-hangat kuku, bila perlu campurkan dengan sedikit madu. Kemudian diminum secara rutin selama 1-2 bulan.

  1. Mengkonsumsi daun sambiloto

Daun sambiloto merupakan jenis tanaman liar yang bisa ditemukan di kebun, pinggir sungai, ataupun pekarangan. Resep pembuatan obat stroke dengan menggunakan daun sambiloto yaitu, daun dicuci bersih, lalu seduh dengan setengah cangkir saja air panas. Campurkan dengan madu sambil diaduk-aduk. Lalu minum secara rutin 3 kali dalam sehari.

Selain beberapa jenis tanaman herbal dan bahan makanan alami tersebut, anda juga dapat mulai mengkonsumsi Tahitian Noni. Sari ekstrak buah noni/mengkudu ini, dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satunya ialah penyakit stroke. Sudah ada beberapa perubahan kesembuhan bagi mereka para penderita stroke yang mengkonsumsi Tahitian Noni.

Di antaranya ialah, buang air besar menjadi lancar, rasa sakit di pinggang yang mulai berangsur-angsur berkurang, atau bahkan hilang sama sekali, bagian-bagian tubuh yang tadinya mati rasa/lumpuh kembali dapat digerakkan perlahan-lahan, dan bisa merasakan adanya getaran-getaran (seperti orang kesemutan) pembuluh darah di sekitar tangan ataupun kaki.

Tahitian Noni Juice juga bisa membantu menyemangatkan sel-sel pada tubuh. Manfaat yang dirasakan, penderita ketika mengkonsumsi obat stroke herbal ini secara rutin ialah, bisa tidur dengan pulas, bangun di pagi hari lebih awal, dan memiliki motivasi diri lagi untuk kembali bisa sembuh total. Dan Tahitian Noni sepenuhnya merupakan obat herbal yang aman untuk dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: