Kenali Lebih Dalam Gejala Kanker Payudara

Apa Penyebab Kanker Payudara ? Kanker payudara sampai saat ini belum diketahui penyebab pastinya, tapi sering dikaitkan dengan faktor genetic atau riwayat kanker dikeluarga dan dapat disebabkan karena pola hidup yang tidak tepat.

bekas kanker-payudara

sumber : tirto.id

Siapa saja yang beresiko untuk terkena kanker payudara ?

Faktor yang beresiko tinggi terkena kanker payudara adalah

  1. Wanita
    wanita lebih tinggi resikonya daripada pria
  2. Usia
    Dengan bertambahnya usia maka resiko akan lebih tinggi
  3. Wanita yang mengalami Obesitas
  4. Wanita yang suka perokok
  5. Wanita yang melahirkan anak pertama di usia tua
  6. Wanita yang tidak punya anak
  7. Wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi
  8. Terapi pengganti hormon setelah menopause

Poin diatas bisa meningkatkan resiko kanker payudara selain dari riwayat dari keluarga atau genetic.

Apakah pria juga bisa terkena kanker payudara?

Pria juga bisa terkena kanker payudara namun resikonya tidak sebesar wanita. Karena memang wanita memiliki payudara yang beda dengan pria. Disamping itu wanita juga memiliki hormon, apabila hormone ini mengalami gangguan keseimbangan bisa mencetuskan terjadinya kanker payudara.

Apa saja gejala kanker payudara ?

Gejalanya biasanya adanya benjolan pada payudara, awalnya tidak sakit. Bisa berupa lunak dan bisa berpindah – pindah tempat. Yang penting, jika ada benjolan yang tidak wajar, maka langsung pergilah ke dokter.

Tekstur benjolan biasanya :

  1. Agak kasar
  2. Permukaan tidak rata
  3. Batas tidak tegas

Dan apabila benjolan ini terjadi di area dekat puting, maka puting bisa tertarik ke dalam dan bisa juga mengeluarkan cairan berwarna bening, cokelat atau kuning. Dan apabila sudah masuk stadium lanjut, kulit yang mengalami benjolan akan mirip seperti kulit jeruk. Itu merupakan tanda dari stadium lanjut kanker payudara.

Apa saja metode untuk mendeteksi kanker payudara ?

Metode sederhana yang dapat dilakukan oleh wanita adalah dengan

  1. menyadari atau melakukan pemeriksaan payudara sendiri dan dilakukan beberapa hari setelah siklus haid selesai. Jadi ketika diraba dan ternyata ada benjolan di payudara, segeralah ke dokter.
  2. Pemeriksaan Mamografi

Ini dianjurkan bagi wanita yang sudah berusia di atas 40 tahun. Dengan Mamografi maka akan lebih cepat terdeteksi apakah ada benjolan yang mengindikasikan untuk tumor maupun kanker payudara.

Apakah ada cara untuk mencegah kanker payudara?

Tentunya bisa dengan cara

  1. Menerapkan pola hidup yang sehat. Mulai dari mengatur pola makan dengan gizi seimbang, kurangi lemak jahat, tinggi asupan serat, tinggi vitamin kemudian tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol berlebihan.
  2. Khusus yang sudah Menopause. Jangan terlalu sering mengkonsumsi terapi pengganti hormon.

Dengan mengetahui gejala dan cara menangani kanker payudara seperti yang kami jelaskan di atas, diharapkan makin lama masyarakat makin mengerti tentang cara hidup sehat agar terhindar dari kanker. Sekian semoga bermanfaat.

Oleh : Dr.Haekal Yassier Anshari, M. Biomed (AAM)
Sumber : SKWAD Health

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: