Barang-Barang yang Perlu Dibawa Selama Berhaji/Umrah Terutama Bagi Jemaah Wanita

Menunaikan ibadah haji merupakan impian setiap muslim, baik pria maupun wanita. Ibadah itu sendiri dilaksanakan selama lima hari di Mekkah. Namun bagi kita penduduk Indonesia, terhitung dari hari masuk ke asrama haji, hari keberangkatan dan kepulangan, perjalanan haji akan memakan waktu setidaknya 10 hari. Untuk itu diperlukan persiapan yang matang, baik persiapan fisik, mental, maupun perbekalan.

Berikut adalah beberapa barang yang sebaiknya dibawa oleh para jemaah, khususnya jemaah wanita. Barang-barang berikut nantinya akan sangat bermanfaat selama perjalanan haji Anda.

  1. Alas kaki yang nyaman dan mudah dipakai/lepas

Selama menunaikan ibadah haji jemaah akan banyak bergerak, sehingga memakai alas kaki yang nyaman akan sangat membantu. Alas kaki yang tidak nyaman akan sangat mengganggu, bahkan bisa membuat kaki lecet.

  1. Tas untuk membawa barang-barang pribadi yang penting kemana-mana

Bawalah tas (selain koper) utuk membawa-bawa barang pribadi Anda, seperti dompet, sepatu, makanan ringan, botol minum, Al-Quran, dan ponsel.

  1. Kaca mata hitam

Sinar matahari di Arab Saudi sangat tajam. Memakai kaca mata hitam akan membantu agar pandangan mata Anda lebih nyaman.

  1. Payung lipat

Khususnya bagi Anda yang tidak terbiasa dengan sengatan matahari, bawalah payung lipat yang mudah dimasukkan ke dalam tas.

  1. Obat-obatan pribadi

Anda dapat membawa paracetamol (obat turun panas), obat diare, obat sakit perut, obat maag,  minyak kayu putih, dan plester. Plester ini penting, karena di sana jemaah akan banyak berjalan, jadi bisa lecet.

  1. Tabir Surya (Sun Screen) dan Pelembab Bibir (Lip Balm)

Cuaca di Arab Saudi jauh lebih panas dari cuaca di Indonesia. Untuk melindungi kulit, sebaiknya bawalah tabur surya dengan SPF tinggi. Lip balm juga akan agar bibir Anda tidak pecah-pecah. Karena selama berihram kita dilarang pakai wewangian yang beraroma kentara, sebaiknya belilah produk yang tidak mengandung parfum.

  1. Masker wajah

Masker sangat berguna bagi Anda untuk melindungi diri dari penyakit menular dan cuaca yang panas.

  1. Tisu basah dan kering

Selain untuk menyeka keringat dan noda, tisu juga akan sangat bermanfaat ketika Anda perlu buang air. Beberapa toilet di Tanah Suci tidak menyediakan tisu, hanya semprotan saja. Jadi tisu akan sangat membantu Anda untuk membersihkan diri.

  1. Kantong plastik ukuran besar

Kantong plastik ini dapat Anda manfaatkan untuk wadah baju kotor, alat mandi, atau sampah.

  1. Pakaian muslim

Bagi kaum wanita khususnya, lebih mudah membawa gamis daripada baju potongan. Pakaian jenis ini praktis dibawa dan dapat digunakan untuk shalat dan berihram. Anda dapat membawa gamis berwarna apa saja karena wanita tidak wajib berihram dengan pakaian putih. Bawalah setidaknya 5-6 gamis untuk dipakai selama Anda di Tanah Suci. Bawa juga celana panjang katun untuk dipakai dibalik gamis.

  1. Kerudung langsungan

Daripada kerudung segi empat, kerudung langsungan lebih praktis dipakai. Tak perlu jarum pentul di sana-sini untuk memakainya.

  1. Manset tangan

Terkadang bagian lengan kita tersingkap ketika sedang melakukan aktivitas. Manset tangan berguna untuk menutup aurat dengan sempurna.

  1. Tali jemuran dan/atau gantungan baju

Selama di Tanah Suci, Anda dapat mencuci sendiri pakaian Anda. Meski ada jasa binatu di Mekkah, namun biasanya sangat mahal. Lagipula, kalau pun Anda memilih memanfaatkan  jasa binatu, wanita biasanya lebih nyaman mencuci pakaian dalam sendiri. Pada saat-saat seperti ini, gantungan baju dan tali jemuran akan sangat bermanfaat karena lahan tempat menjemur sangat terbatas dan harus berbagi lahan dengan banyak orang.

  1. Suplemen multivitamin

Aktivitas selama berhaji memerlukan tenaga dan fisik yang kuat. Suplemen multivitamin akan sangat membantu Anda untuk menjaga stamina.

  1. Kantong kecil

Benda ini akan berguna untuk tempat mengumpulkan batu-batu untuk melempar jumroh.

  1. Botol minum

Dengan cuaca yang sangat panas, Anda akan sangat membutuhkan minuman. Untuk itu, bawa selalu botol minum bersama Anda. Botol minum ini juga dapat diisi dengan air zam-zam.

  1. Al Quran

Di Masjidil Haram sudah disediakan banyak Al Quran. Namun ketika dalam perjalanan, membawa Al Quran pribadi akan sangat berguna. Anda dapat memanfaatkan waktu luang selama perjalanan dengan membaca ayat-ayat Al Quran. Dengan begitu, ibadah Anda pun jadi optimal.

  1. Dompet multifungsi atau tas pinggang

Dompet multifungsi berguna untuk menyimpan uang tunai, kartu-kartu, uang koin, dan dokumen seperti fotokopi paspor, name tag, dan gelang haji. Ada juga tas pinggang yang dirancang untuk anti-copet, jadi barang-barang Anda akan selalu aman.

  1. Stopkontak multifungsi

Di Indonesia, kita memakai stopkontak dengan dua colokan. Namun, stopkontak di Arab Saudi berbeda bentuknya. Jadi sebaiknya Anda membawa stopkontak yang multifungsi/universal.

  1. Terminal stopkontak

Jumlah stopkontak yang tersedia biasanya sangat terbatas sehingga Anda harus mengantri untuk mengisi baterai ponsel Anda. Untuk menghindari hal semacam ini, sebaiknya Anda membawa terminal dengan 3-5 lubang stopkontak. Dengan begitu, Anda juga dapat berbagi dengan jemaah lain.

  1. Sajadah

Jika datang terlambat ke Masjidil Haram, Anda mungkin akan kehabisan tempat atau tidak diperbolehkan mengikuti sholat berjamaah. Jika membawa sajadah sendiri, Anda dapat menggelarnya untuk shalat di halaman masjid. Cukup membawa sajadah yang tipis saja agar tidak memakan tempat di dalam koper.

Anda mungkin akan merasa bahwa barang-barang ini tidak penting. Tapi percayalah, untuk perjalanan selama 9-10 hari di negeri yang jauh, lebih baik sedia payung sebelum hujan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: