Apa itu Rubella atau Campak Jerman?

Rubella atau campak jerman adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus, yaitu virus rubella. Rubella berbeda dengan campak biasa, karena gejalanya lebih ringan. Rubella biasanya menyerang anak – anak dan dewasa, namun rubella lebih berbahaya pada wanita hamil. Jadi penyebaran utama dari virus rubella adalah dari percikan air liur penderita yang terbawa udara dan dihirup oleh orang lain.

Gejala RUBELLA

Sumber : medicalnewstoday.com

Virus rubella akan masuk melalui :

  1. Nasofaring
  2. Orofaring
  3. Dan tenggorokan

Sehingga nantinya akan mengalami masa inkubasi selama 11 – 14 hari atau sampai timbulnya gejala. Biasanya 60% penderita akan mengalami gejala ruam atau kemerahan di tubuh. Nah seperti yang saya bahas tadi, Rubella berbahaya bagi wanita hamil apalagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi.
Jika virus ini menyerang wanita hamil terutama pada trimester pertama atau kehamilan sebelum 5 bulan dapat memiliki resiko tinggi untuk bayinya. Bayi bisa terkena syndrome rubella kongenital yang menyebabkan cacat lahir seperti

  1. Kelainan saraf
  2. Katarak
  3. Penyakit jantung bawaan
  4. Kelainan pencernaan
  5. Dan diabetes
  6. Atau lebih parahnya dapat menyebabkan kematian

Apa saja gejala rubella ?
Gejala rubella biasanya lebih ringan pada anak – anak dibandingkan dewasa. Gejala – gejala Rubella menyerupai :

  •  Demam
  • Sakit kepala
  • Mata merah
  • Hidung terumbat
  • Pembengkakan kelenjar limfa di telinga atau leher
  • Tidak nafsu makan

Kemudian gejala berikutnya adalah ruam ataupun bintik – bintik kemerahan yang ada di seluruh wajah yang nantinya menyebar ke badan, tangan ataupun kaki selama 1 – 3 hari. Untuk penderita pada perempuan yang masih remaja, gejala biasanya seperti nyeri pada sendi. Begitu terinfeksi maka virus akan menyebar dalam tubuh dalam waktu 5 hari – 1 minggu. Potensi tertinggi penderita untuk menularkan virus pada orang lain adalah pada hari 1 – hari 5 setelah ruam muncul. Jika anda atau orang orang terdekat anda mengalami gejala – gejala tersebut jangan lupa untuk periksakan diri anda ke dokter umum terlebih dahulu. Lalu untuk ibu hamil yang mengalami gejala rubella dapat langsung memeriksakan ke dokter kandungan Untuk penanganannya rubella tidak membutuhkan perawatan khusus. Jadi bisa dirawat dirumah saja dan istrirahat sebanyak mungkin.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala, yaitu

  1. Mengkonsumsi air putih sebanyak mungkin untuk mencegah dehidrasi
  2. Dapat juga untuk mengkonsumsi obat – obatan seperti paracetamol / ibuprofen untuk menurunkan deman dan meredahkan nyeri sendi.
  3. Kemudian dapat juga minum air hangat dicampur dengan madu dan lemon untuk meredahkan nyeri tenggorokan

Namun perlu di ingat langkah – langkah tersebut untuk meringankan gejala, bukan untuk mempercepat penyembuhan dari rubella.
Untuk pencegahan rubella itu sendiri bisa dilakukan dengan vaksinasi, karena 90% orang yang melakukan vaksinasi akan terhindar dari virus rubella.

Lalu Vaksin apa yang bisa digunakan ? Vaksin yang dapat digunakan adalah vaksin MMR, dimana vaksin ini memberikan perlindungan dari penyakit campak dan rubella.

Vaksin rubella diberikan pada saat usia 15 bulan, kemudian ulangan vaksinnya akan diberikan pada usia 4 – 6 tahun. Bila belum mendapatkan vaksin ulangan pada usia 4 – 6 tahun, harus tetap diberikan pada usia 11 – 12 tahun hingga pada remaja. Namun, vaksin tidak dapat diberikan pada ibu hamil. Untuk para wanita yang merencanakan kehamilan mereka harus pergi dulu ke dokter kandungan untuk diperiksa darahnya dengan tujuan untuk melihat, apakah tubuh wanita tersebut kebal atau tidak terhadap rubella, jika hasil tes menunjukkan tidak ada kekebalan pada rubella maka dokter kandungan akan memberikan vaksin sebelum merencanakan kehamilan.

Mencegah penularan dan penyebaran rubella sangatlah penting, hindari kontak dengan penderita terutama ibu hamil yang mengalami rubella dan juga orang yang mengalami kekebalan tubuh yang rendah. Pindah kan penderita ke ruangan yang terpisah dan jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, setelah bepergian dan setelah kontak dengan penderita.

Nah itu dia tadi informasi mengenai apa itu rubella atau campak jerman, jika ada pertanyaan silahkan komen ya. Dan jangan lupa share informasi ini ke teman anda ya.

Oleh : Dr. Yudhistira Herlambang
Sumber : SKWAD Health

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: