Gejala dan Obat Kanker Usus Paling Ampuh

Kanker usus atau disebut kanker kolon  merupakan keadaan dimana sel kanker menyerang dubur atau atau saluran pencernaan di bagian bawah. Kasus kanker jenis ini 90%  menyerang lansia meski begitu,  tidak menutup kemungkinan segala usia juga bisa terserang. Kanker usus merupakan salah satu dari jajaran kanker paling berbahaya dan mematikan. Di Indonesia, kasus ini mencapai 150 ribu pertahun.

Kanker usus mulanya terbentuk pada lapisan usus bagian dalam dari awalnya hanya sel berukuran kecil yang dinamakan polip adenoma. Sel ini membentuk gumpalan yang kemudian menyebar dan dan berkembang dengan cepat secara tidak normal dan tidak terkendali. Sel tersebut kemudian merusak sel-sel lain yang ada di sekitarnya dan bahkan sampai ke organ lain pada tubuh manusia.

obat-kanker-usus-atau-kanker-kolon

indosuara.com

Kanker disebabkan ketika terjadinya mutasi genetika dimana sel DNA pada jaringan tubuh tertentu tumbuh secara abnormal dan bersifat merusak sel lain. Mutasi genetika yang terjadi pada usus sehingga menyebabkan kanker tersebut belum dikathui secara pasti penyebab utamanya. Akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang berpotensi terkena kanker usus.

Dari faktor keturunan, seseorang memiliki orang tua yang mengidap kanker usus akan berpotensi terserang kanker usus pula, faktor usia dimana kanker usus berpotensi terjadi pada usia diatas 50 tahun, faktor genetika meliputi penyakit bawaan misalnya diabetes dan radang usus kronis, serta faktor gaya hidup seperti kelebihan mengkonsumsi daging merah, merokok, obesitas, dan kurang olahraga.

Gejala umum kanker usus besar

  • Pendarahan pada anus
  • Adanya bercak darah pada feses
  • Perubahan pada tekstur feses baik mengeras maupun mencair secara drastis dan berkelanjutan tanpa diketahui penyebabnya.
  • Tubuh terasa mudah lelah dan lesu. Terasa tidak bertenaga meski asupan gizi normal
  • Penurunan berat badan secara berangsur-angsur
  • Rasa nyeri dan keram pada bagian perut yang teramat dan tidak biasa
  • Perut terasa kembung
  • Nafsu makan menurun
  • Mengalami kontipasi atau sembelit
  • Meningkatnya frekuensi BAB baik kontipasi maupun diare

Pengobatan kanker usus besar

  1. Kemoterapi

Kemoterapi yaitu pengobatan dengan cara memberikan obat-obatan kimia baik berupa pil, tablet atau cairan yang di suntikan guna memperkecil ukuran kanker pada usus. Kemoterapi biasanya dilakukan sebelum dan sesudah pasien menjalani operasi. Efek samping yang diakibatkan kemoterapi antara lain mual, lelah, muntah, sariawan, diare, kaki dan tangan terasa panas dan gatal, serta rambut rontok.

  1. Radioterapi

Pengobatan radioterapi yaitu menggunakan sinar radiasi untuk membunuh dan mencegah penyebaran meluasnya sel kanker yang ada pada usus. Radioterapi juga dilakukan pada pasien sebelum dan sesudah menjalani operasi. Efek samping dari radioterapi antara lain diare, mual lelah, muntah, frekuensi buang air kecil meningkat, kulit di sekitar panggul dan anus terasa terbakar.

  1. Operasi

Operasi dilakukan tergantung pada tingkat keparahan pasien. Bila pasien kanker usus masih pada stadium awal, operasi dilakukan untuk mengangkat dan menghilangkan sel kanker biasanya bisa dilakukan dengan operasi koloskopi. Bila pasien penderita stadium lanjut dimana sel kanker sudah menggerogoti seluruh dinding usus bahkan sudah sampai ke organ lain maka menggunakan metode lain.

Metode operasi untuk pasien stadium lanjut disebut operasi kolostomi. Operasi tersebut dilakukan dengan cara mengangkat usus dan kelenjar getah bening yang berada di dekat usus yang sudah habis digerogoti sel kanker guna mencegah penyebaran lebih jauh. Kemudian pasien dibuatkan lubang pada perut sebagai alternatif pasien dalam melakukan metabolisme.

  1. Obat-obatan herbal

Menggunakan obat-obatan herbal tradisional dianjurkan sebagai pengobatan sampingan pada pasien penderita usus besar. Banyak bahan alami yang dapat diolah sebagai obat yang mampu membersihkan susu dari kotoran yang menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker pada usus. Salah satu tumbuhan yang terkenal mampu membersihkan usus adalah buah mengkudu.

Mengkudu dari Tahiti atau dikenal dengan Tahitian Noni merupakan obat herbal berupa syrup atau ekstrak buah mengkudu  yang merupakan bahan alam dan diproses dengan cara modern. Tahition noni sudah dipercaya masyarakat sejak dahulu mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit terutama penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan hingga penyakit kronis seperti kanker.

obat-kanker-usus-atau-kolon, tahitian noni untuk kanker usus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: