Kemoterapi Kanker Otak – Proses, Efek Samping dan Obatnya

Kemoterapi Kanker Otak – Otak adalah salah satu organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai pusat pengendali pikiran. Sebagai salah satu anugerah yang diberikan kepada Tuhan untuk manusia, sudah seharusnya kita mampu menjaga kesehatan otak agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan diri sendiri.

Salah satu penyakit yang menyerang otak adalah kanker otak. Penyakit kanker otak bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, jadi bisa menyerang anak-anak hingga lansia. Berbagai riset dibidang kesehatan menyebutkan bahwa penyakit kanker otak ini disebabkan oleh 2 faktor, yang pertama adalah kurangnya nutrisi pada otak dan yang kedua adalah disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol dan narkotiika.

Gejala yang muncul sebagai tanda adanya sel kanker pada otak adalah peglihatan yang semakin hari semakin kabur, kepala terasa seperti tertekan benda tumpul, sering mual dan muntah.

Pengobatan kanker otak sangat bergantung pada letak tumor, konsidi fisik pasoen serta umur penderita. Jika sudah didiagnosa kanker otak, pengobatan harus segera dilakukan. Biasanya tindakan dilakukan dengan operasi, dilanjutkan dengan pengobatan radioterapi dan kemudian kemoterapi. Untuk memutuskan tindakan mana yang paling tepat untuk dilakukan, pasien haru melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan yang dimaksud meliputi MRI dan CT Scan. Setelah melakukan pemeriksaan tersebut, dokter kemudian akan memutuskan untuk mengambil tindakan yang paling tepat berdasarkan hasil pemeriksaan.

Salah satu jenis pengobatan yang paling sering kita dengar adalah pengobatan dengan kemoterapi. Kemoterapi merupakan alternatif pengobatan yang sudah banyak berhasil menyembuhkan pasien kanker otak. Kandungan obat yang mampu membunuh sel kanker sangat membantu untuk menyingkirkana penyakit ini dengan perlahan. Kemoterapi dilakukan pada pasien kanker otak terlebih jika letak persebaran sel kanker berada di area yang membuat dokter sulit saat mengoperasinya.

Sedangkan untuk kanker otak yang sudah berada di stadium lanjut, pengobatan kemoterapi hanya akan membantu memperlabat persebaran sel kanker dan mengurangi gejala yang ditimbulkan kanker.

Kemoterapi diberikan dengan beberapa cara. Ada yang diberikan langsung melalui pembuluh darah dan ada juga yang berbentuk obat untuk diminum seperti obat pada umumnya. Untuk kanker otak, kemoterapi biasanya diberikan 2 sampai 4 kali yang dilakukan dengan jeda tertentu sesai dengan anjuran dokter.

Setiap menjalani sesi pengobatan kemoterapi, dokter akan mengobservasi pasien terutama tentang respon tubuh terhadap obat kemoterapi yang diberikan. Salah satu nama obat yang biasanya digunakan sebagai obat kemoterapi pada kanker otak adalah Temozolomide. Obat ini berperan sebagai penghancur DNA sel kanker agar tidak terjadi perluasan. Namun sayangnya, jika dikonsumsi dalam jangka panjang obat ini akan menyebabkan kerusakan sum-sum tulang. Jika hal ini terjadi, prosuksi sel darah pada tubuh manusia juga akan terganggu. Oleh sebab itu, dokter akan mempertimbangkan pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi pasien.

Disamping manfaat kemoterapi yang sangat menguntungkan bagi penderita kanker otak, ada pula dampak negatif yang cukup mengganggu kenyamanan pasien. Efek samping yang paling banyak terjadi adalah kerontokan rambut, mual dan muntah serta kehilangan nafsu makan. Tak hanya itu saja, pasien juga akan sangat rentan terhadap infeksi. Dari efek samping tersebut, biasanya dokter juga akan meresepkan obat untuk mengatasi masalah mual dan muntah pada pasien.

Melihat begitu banyaknya hal negatif yang timbul karena penyakit kanker otak, akan sangat baik jika kita melakukan pencegahan sedini mungkin. hal yang paling ditekankan adalah menghindari minuman beralkool serta menghindari konsumsi obat terlarang. Terapkan gaya hidup yang sehat untuk menjaga tubuh agar senantiasa dalam keadaan yang sehat.

Incoming search terms:

  • efek kemotetapi kanker otak
  • kemoterapi kanker otak
  • nama obat kemoterapi kanker otak
  • obat kemo kangker kepala
  • persebaran kanker otak
  • proses kemoterapi kanker otak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *